Membaca Selawat Ciri Cinta Rasulullah

Membaca Salawat Ciri Cinta Rasulullah

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Membaca selawat kepada Rasulullah SAW adalah ciri ‘mahabbah’ atau kecintaan kepada Rasulullah. Oleh karena itu, umat diharapkan memperbanyak selawat kepadanya.

Hal itu Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir sampaikan saat menghadiri Millad ke-3 Komunitas Sholawat Nariyah Sumedang. Tahun 2022 yang dipusatkan di Halaman Kantor Desa Sirnamulya, Rabu (26/1/2022) malam.

“Dengan membaca selawat ialah ciri-ciri kita mahabbah, artinya mencintai Rasulullah. Hati pun tenteram dengan membaca selawat. Insyaallah kita akan mendapat syafaat dari Nabi Muhamad SAW,” kata Bupati.

Bupati pun mengapresiasi kehadiran jemaah yang tergabung dengan Komunitas Sholawat Nariyah dari berbagai pelosok Sumedang dan dari luar daerah.

“Luar biasa ikut senang. Jemaah yang hadir sudah istiqomah mendawamkan selawat. Harus yakin bahwa istiqomah bakal medatangkan karomah kepada kita semuanya,” ucap Bupati

Bupati mengakui bahwa dirinya sendiri tiap hari tidak lepas dari membaca “Sholawat Nariyah”  yang banyak hikmahnya.

“Banyak hikmah dan faedahnya, diantaranya memudahkan urusan-urusan dalam kehidupan, terutama dalam pemerintahan. Sangat terasa kalau kita mengamalkan kebaikan, pasti ada karomah untuk kita semua,” ungkapnya.

Selawat Menjaga Akhlak

Dony mengatakan, dengan bergabung dalam Komunitas Sholawat Nariyah, diharapkan lebih termotivasi membaca selawat dan lebih dari itu, mampu berakhlak sesuai akhlak Rasulullah SAW.

“Hakikinya selain selawat terus dilantunkan, akhlak Rasulullah pun dipraktikkan di kehidupan sehari-hari kita. Semuanya dimulai dari hal yang paling kecil, mulai dari diri sendiri danĀ  mulai sekarang juga, mumpung masih ada kesempatan hidup,” katanya.

Terakhir Bupati mengucapkan selamat Milad ke-3 kepada Komunitas Sholawat Nariyah yang digagas Ustadz Ahmad Syarif Hidayatulloh dan Ustadz Cecep Nurzaman tersebut.

“Saya doakan tambah maju. Titip doa ke jemaah semuanya mudah-mudahan Sumedang tambah maju, sejahtera lahir bathin. Doakan juga saya supaya jujur, amanah dan dijauhkan dari perbuatan korupsi dan lainnya,” katanya.

Acara diisi dengan hadroh dari grup Hidayatul Mubtadin dan Rabbani Assurur dan taushiyah dari “Pendekar Selawat” K.H Ahmad Salimul Apip, Ustadz H. Fu’ad Ginan Burhanudin, K.H Zezen Jaenal Mutaqin Al-Jazuli, Mualim M. Idris Asyafi’i dan Da’i Ustadz Cecep Nurjaman.

Penulis/Editor: R003