PBB Ganeas Sumedang Capai 50%

PBB Ganeas Sumedang Capai 50%
Ist/R015/ruber.id

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Penjabat Bupati Sumedang Yudia Ramli mengapresiasi jajaran pemerintahan Kecamatan Ganeas atas ketaatan masyarakatnya dalam pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Saya mengapresiasi jajaran pemerintah kecamatan Ganeas dan juga para Kadesnya terkait dengan ketaatan masyarakatnya. Dalam membayar pajak (PBB) di Ganeas yang sampai hari ini sudah hampir mencapai 50%,” kata Yudia. Saat memberikan arahan dalam acara Pembinaan SAKIP lingkup Kecamatan Ganeas, Rabu (3/7/2024).

Menurut Yudia, hal tersebut merupakan bagian dari upaya Pemda Sumedang dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya menghargai upaya ini, karena ini bagian dari upaya Kabupaten Sumedang yang ingin meningkatkan PAD-nya,” ucapnya.

Tak hanya itu, kata Yudia, partisipasi pembangunan di Kecamatan Ganeas juga dinilai sudah sangat baik. Salah satunya, dengan kepesertaan BPJS hampir 100%.

“Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakatnya sudah sangat luar biasa. Bahkan untuk Rutilahu saja para Kepala Desa di Ganeas rela untuk iuran. Ini artinya partisipasi pembangunan di Ganeas sudah sangat baik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Yudia meminta apa yang dilakukan Ganeas hendaknya dicontoh kecamatan-kecamatan  yang lain.

“Saya merasa ini adalah contoh yang harus ditiru oleh kecamatan lainnya, terkait dengan upaya-upaya yang telah dicapai oleh Ganeas,” terangnya.

Terkait dengan jumlah warga miskin ekstrem di Kecamatan Ganeas, kata Yudia, di Kecamatan Ganeas terdapat 19 KK miskin ekstrem dari 3.083 KK.

“Dari 3.083 KK (di Kecamatan Ganeas), hanya ada 19 KK yang berkategori miskin ekstrem dan secara simbolis tadi kami telah berikan Kartu Tangkis.”

“Jadi kami optimistis, di Desember 2024 kemiskinan ekstrem bisa dihapuskan,” ungkapnya.

Selain masalah kemiskinan ekstrem, Yudia juga menuturkan bahwa masalah stunting masih menjadi fokus Pemda Sumedang.

“Kita masih perlu untuk menurunkan angka stunting, termasuk di Kecamatan Ganeas. Jangan sampai ada stunting baru.”

“Pendampingan terhadap ibu-ibu hamil perlu ditingkatkan dan diawasi,” ucap Yudia.