Sumedang Segera Miliki Laboratorium Penelitian Tembakau

Sumedang Segera Miliki Laboratorium Penelitian Tembakau
Ist/R015/ruber.id

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Kabupaten Sumedang, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau utama di Jawa Barat, dalam waktu dekat akan segera memiliki laboratorium penelitian tembakau.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Mulyani Toyibah menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan pada acara Aroma Sendja Festival di Alun-alun Sumedang, Jumat (19/7/2024)

Menurut Mulyani, Kabupaten Sumedang memiliki dua jenis tembakau yang telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis (IG). Yaitu, tembakau Kole dan tembakau hitam.

Selain itu, Sumedang juga memiliki Pasar Tembakau di Tanjungsari yang hingga kini belum memiliki pesaing di Jawa Barat atau bahkan di Indonesia.

“Pasar Tembakau Tanjungsari ini, Insya Allah, masih satu-satunya di Jawa Barat, atau mungkin di Indonesia,” ucap Mulyani.

Karena itu, ia berharap Pasar Tembakau Tanjungsari dapat terus dikembangkan. Tidak hanya oleh Pemkab Sumedang, tetapi juga oleh seluruh pelaku usaha di bidang tembakau.

“Sumedang memiliki tagline City of Knowledge. Oleh karena itu, ketika melihat Dishutbun Provinsi Jabar mengedepankan teknologi dalam pengembangan tembakau. Kami berharap, kolaborasi ini tidak hanya terjadi pada kegiatan Aroma Sendja Festival saja,” ujar Mulyani.

Mulyani menambahkan, dalam waktu dekat Kabupaten Sumedang akan memiliki laboratorium penelitian tembakau.

“Keberadaan tembakau selama ini, sangat bermanfaat bagi Pemkab Sumedang. Karena, kami menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang manfaatnya sangat terasa,” katanya.

Olahan Tembakau Bisa Lebih Beragam

Dengan adanya dana dari Pemerintah Pusat dan laboratorium tersebut, Mulyani berharap dapat menghasilkan produk olahan tembakau yang lebih beragam di masa depan.

“Harapan kami, tembakau ini tidak hanya digunakan untuk rokok. Tetapi juga, untuk keperluan lain yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani tembakau,” harapnya.

Melalui Aroma Sendja Festival ini, diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta menjadi ajang tukar informasi dan pengetahuan.

Di mana pada akhirnya, dapat meningkatkan kualitas dan nilai tembakau, serta kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemkab Sumedang, kami mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Sumedang sebagai tuan rumah acara ini.”

“Bupati juga berpesan, agar acara ini bisa mengenalkan tembakau Kabupaten Sumedang dengan tembakau dari daerah lain yang memiliki cita rasa masing-masing,” sebut Mulyani.