Bupati Sumedang: Harlah Momentum Refleksi, Instrospeksi, Evaluasi dan Resolusi

Harlah Momentum Refleksi, Instrospeksi, Evaluasi dan Resolusi

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan, peringatan hari lahir atau Harlah, merupakan momentum untuk melakukan refleksi, introspeksi, evaluasi dan menetapkan resolusi.

Dony menyampaikan hal tersebut saat Harlah ke-88 sekaligus Halal Bi Halal Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumedang, di Gedung Negara, Minggu, 28 Mei 2022.

“Harlah GP Ansor adalah sebuah momentum bagi para pengurus dan kader Ansor untuk melakukan refleksi, introspeksi, evaluasi dan menetapkan resolusi serta langkah-langkah kedepan yang harus dilakukan,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, refleksi mencerminkan kegiatan dan program yang sudah dilakukan dalam sebuah organisasi untuk selanjutnya dilakukan intropeksi dan evaluasi.

“Refleksi mencerminkan kembali apa yang telah dilaksanakan Ansor sebelumnya, mengakui apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan kita.”

Baca juga:   Truk Aqua Masuk Jurang 15 Meter di Sumedang

“Apa yang baik mari kita pertahankan dan tingkatkan, sedangkan apa yang menjadi kekurangan mari kita perbaiki,” ujarnya.

Menurut Bupati, hasil evaluasi tersebut harus menjadi bahan referensi untuk menetapkan resolusi, kebijakan, program kegiatan dan langkah-langkah GP Ansor ke depan.

“Jadi apa yang kita lakukan harus benar-benar berdasarkan fakta dan data sebelumnya melalui pendekatan saintifik atau analisis program kegiatan sebelumnya,” ungkapnya.

Bupati berharap seluruh kader GP Ansor dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbaiki organisasi menjadi lebih baik ke depannya.

“Untuk itu saya berharap seluruh kader Ansor menjadikan momentum Harlah ini untuk betul-betul melakukan evaluasi dan penilaian atas perjalanan Ansor selama ini sehingga ke depannya bisa lebih baik lagi. Karena tantangan bangsa yang kompleks merupakan tantangan bagi GP Ansor juga,” ujarnya.

Baca juga:   Jabar Bergerak Harus Jadi Jaber Sumedang Melesat

Bupati juga memaknai angka 88 sebagai tidak terbatasnya Kader Ansor dalam berjuang atau berkhidmat.

“Logo Harlah 88 ini mempunyai makna yang sangat luar biasa. Bentuk Angka 8 ini merupakan bentuk infinity.”

“Artinya, angka tak terhingga atau tidak ada batasnya. Jadi logo ini menggambarkan bahwa Kader Ansor berjuang, bergerak dengan tidak ada batasnya,” ucapnya.

Sementara, Ketua PC GP Ansor Sumedang Acep Komaruddin Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader GP Ansor Sumedang yang sudah hadir dalam agenda penting tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus PAC, Ranting dan Kader GP Ansor yang hadir pada kesempatan Harlah ini.”

“Sesuai dengan yang dikatakan Pak Bupati, momentum Harlah GP Ansor ini selayaknya kita pergunakan sebagai bahan evaluasi, sebagai bahan untuk refleksi,” tuturnya.

Baca juga:   BPK Perwakilan Jabar Lakukan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan di Sumedang

Acep menambahkan, PC GP Ansor Sumedang tidak ada apa-apanya tanpa dukungan dari PAC dan Pimpinan Ranting se-Kabupaten Sumedang.

“Saya mengajak kepada seluruh kader GP Ansor yang ada di Sumedang untuk tetap selalu berkidmat demi kemajuan GP Ansor Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Harlah GP Ansor ke 88 tingkat kabupaten Sumedang ini juga dihadiri Forkompimda Kabupaten Sumedang, jajaran PC NU Sumedang, Fatayat NU, Muslimat NU, Banser NU dan tamu undangan lainnya.