Penyuluh Pertanian di Sumedang Wajib Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi

Penyuluh Pertanian di Sumedang Wajib Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Keberhasilan program pembangunan sektor pertanian, termasuk pangan dan holtikultura, bergantung kepada peran para penyuluh di lapangan. Melalui pendampingan dan pemberdayaan para petani.

Oleh karena itu, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir meminta kepada Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPD Perhiptani) Sumedang. Untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasinya di bidang pertanian.

Dony mengatakan, sebagai organisasi profesi yang mewadahi penyuluh pertanian. Perhiptani sangat penting dan strategis dalam mendampingi dan membina para petani.

“Standar kompetensinya harus di atas para peserta penyuluhan. Penyuluh juga harus berinovasi menemukan cara-cara baru yang efektif, tidak hanya konvensional,” ucap Dony. Saat audiensi dengan DPD Perhiptani Sumedang di Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin, 1 Agustus 2022.

Baca juga:   Dies Natalis ke-66, IPDN Hadirkan 3 Gubernur

Dony mengatakan, peningkatan kompetensi sangat dibutuhkan. Mengingat, teknologi dan teori untuk meningkatkan produksi pertanian mengalami perubahan. Sehingga, perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Perhiptani ini, menjadi wahana sharing ilmu dan pengalaman. Tentu para penyuluh harus meningkatkan kompetensinya.”

“Salah satunya, harus banyak belajar dalam bentuk Diklat, FGD, seminar, lokakarya dan pelatihan teknis lainnya. Harus terus di-charge  wawasannya dan disesuaikan dengan kondisi yang ada,” ucapnya.

Dony juga meminta, agar keberadaan Perhiptani menjadi wahana meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Karena, organisasi dibentuk berdasarkan kesamaan visi dan misi bersama.

“Harapannya, bisa meningkatkan kesejahteraan anggota. Organisasi dibentuk karena tujuan yang sama, perasaan senasib seperjuangan. Setelah itu, sebagai wahana advokasi untuk saling melindungi,” katanya.