Semi Final Cabang Fahmil Alquran Putra Berlangsung Seru

Semi Final Cabang Fahmil Alquran Putra Berlangsung Seru

BERITA SUMEDANG.ruber.id – Kamis, 23 Juni 2022, berlangsung Semi Final Cabang Fahmil Alquran Putera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Jawa Barat di arena Gedung Islamic Center Sumedang.

Regu yang bertanding diantaranya dari Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kota Bandung dan tuan rumah Kabupaten Sumedang.

Perlombaan pun berlangsung seru dan menegangkan dengan dimana masing-masing regu saling menyusul angka yang diikuti oleh tepuk tangan supporter yang turut hadir menyemangati grupnya.

Pada babak tersebut, regu Fahmil Alquran  asal Kota Bogor berhasil unggul dan melaju ke babak final dengan nilai 1430.

Sedangkan, Kota Tasik di posisi kedua dengan nilai 1230, Kota Bandung 1030 dan Sumedang harus puas dengan nilai 830.

Baca juga:   Sistem Merit ASN Sumedang Terbaik di Indonesia

Ketua Majelis Dewan Hakim Andra Diana mengatakan, untuk Cabang Fahmil Quran atau Cerdas Cermat Al-Quran sudah ada beberapa buku yang diterbitkan oleh LPTQ sebagai referensi bagi para peserta.

Menurutnya, hasil pertandingan menunjukkan bahwa penguasaan peserta terhadap materi atau soal rata-rata sudah di atas 75 persen dimana paling kecil memperoleh nilai 800 lebih.

“Ada tiga buku yang diterbitkan LPTQ memuat beberapa soal yang menjadi referensi. Alhamdulillah dari segi penguasaan materi peserta rata -rata sudah meningkat, sekitar 75%,” ujarnya.

Ia mengatakan, Fahmil Quran merupakan cabang yang paling banyak ruang lingkupnya, mulai dari kandungan Al-Quran, hafalan Al-Quran, Hadits, Ulumul Hadits, Fiqih, Ushul Fiqih, sejarah, bahasa Arab, bahasa Inggris dan beberapa pengetahuan Islam populer lainnya.

Baca juga:   Gebyar Ramadan, Baznas Sumedang Salurkan Rp1.2 Miliar

“Cabang ini paling banyak ruang lingkupnya. Oleh karena itu, para peserta lomba diharapkan bisa mempelajari buku dan kumpulan soal yang sudah diterbitkan dan terus dikembangkan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang peserta asal Kota Bogor Ahmad Nur Farikh mengatakan, dirinya merasa senang timnya bisa melaju ke babak final setelah bersaing ketat dengan tiga daerah lainnya.

Ia mengatakan, persiapan dilakukan secara maksimal untuk lomba, termasuk latihan intensif menjelang MTQ sekitar dua sampai tiga bulan.

“Alhamdulillah kami senang sekaligus degdegan dan ada geregetnya. Kami lakukan secara maksimal dengan persiapan dua sampai tiga bulan,” tuturnya.